Kamis, 15 Oktober 2015

SENTOLOYO

Kebijakan yg mengharuskan investor asing pertambangan untuk membangun "smelter" . Kelihatannya bijaksana, jenious, jadi seolah-olah dgn keberadaan smelter terkesan akan memberikan tambahan value added kedalam produk nasional.

Secara teorinya, bahan mentah dari pertambangan tidak diekspor mentah-mentah, melainkan diproses lebih dulu didalam negeri. Pemrosesan melalui fasilitas smelter itu secara teorinya memang betul memberikan nilai tambah (value added), menggaji orang-orang Indonesia, memberikan pendapatan bunga saham atau semacamnya.

Benarkah demikian, saudara-saudara? Mari kita menengok kepada PT Smelting Company (PTSC) yg diberikan kepercayaan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI).
Ada apa didalamnya PTSC itu, saudara-saudara? KEPEMILIKANNYA OLEH ASING! Lihatlah komposisi kepemilikan sahamnya yg dipublikasikan di laman situsnya sendiri:
1. PT Freeport Indonesia (Amerika), 25%
2. Mitsubishi Corp. Unimetal (Japan), 9,5%
3. Nippon Mining & Metals Co. Ltd. (Japan), 5,0%
4. Mitsubishi Material Corporation (Japan), 60,5%

Dulu saya mengira, ketika usulan ini muncul yg bakal bangun itu perusahaan BUMN. Ternyata yg bangun itu malahan korporasi asing. Meskipun kepadanya mempekerjakan orang-orang Indonesia, tetapi tetap saja pemilik kapitalnya orang asing. 

Paling juga utk menggaji orang Indonesia tidak butuh lebih dari 15% dari keuntungan bersih, plus sudah memberikan ini dan itu kepada pemerintah Indonesia. 

Artinya, meskipun bahan mentah dari pertambangan diolah didalam negeri, toh akhirnya diekspor juga. Karena kepemilikannya itu asing, maka porsi nilai tambahnya yg 75% sudah confirm lari ke luar negeri. 

Yang lebih tidak masuk akal, ternyata tidak semuanya hasil tambang, terutama dari PTFI itu yg digiring ke PTSC. Misalnya seperti PTFI itu tahun ini produksi sekitar 2 juta ton, tetapi diberi kuota ekspor mentah-mentah sebanyak 1,16 juta ton, zonder ada diolah dulu didalam negeri.

Inikah yg disebut KERJASAMA SALING MENGUNTUNGKAN???? Ini namanya SONTOLOYO!! Pemerintahnya juga SONTOLOYO!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar